Dalam dunia yang semakin terhubung dan saling bergantung, hubungan internasional tidak lagi menjadi domain eksklusif negara. Buku ini menghadirkan pemahaman komprehensif tentang paradiplomasi, yaitu keterlibatan aktor-aktor subnasional—seperti pemerintah daerah, kota, dan provinsi—dalam menjalankan hubungan luar negeri untuk mencapai kepentingan lokal mereka.Melalui empat bab utama, pembaca diajak menelusuri definisi, ruang lingkup, dan perkembangan historis paradiplomasi, memahami aktor dan strategi dalam membangun jejaring internasional baik secara bilateral maupun multilateral, serta menelaah motivasi dan klasifikasi paradiplomasi yang mencakup isu-isu kontemporer seperti keamanan, perdagangan, lingkungan, dan budaya.Bab terakhir mengulas peluang dan tantangan paradiplomasi di tengah dinamika globalisasi dan politik internasional yang kompleks, mulai dari potensi peningkatan pembangunan ekonomi lokal hingga persoalan resistensi pemerintah pusat dan keterbatasan kapasitas daerah.