"Buku ini mengajak pembaca menyelami kisah dan dinamika di balik angka dan data. Disusun dari hasil pengamatan lapangan dan kajian ilmiah, buku ini menelusuri bagaimana nelayan kecil beradaptasi dengan berbagai tantangan, memaknai risiko, dan membangun strategi bertahan di tengah ketidakpastian.Pantai Sadeng di pesisir selatan Gunungkidul bukan hanya menjadi saksi aktivitas perikanan yang menggeliat setiap pagi, tetapi juga cermin nyata bagaimana perubahan iklim menguji ketangguhan masyarakat nelayan. Cuaca yang kian tidak menentu, musim ikan yang bergeser, hingga risiko gelombang tinggi menjadikan laut bukan lagi ruang yang selalu bersahabat.Melalui empat bab utama, pembahasan diawali dari gambaran umum perubahan iklim dan dampaknya terhadap sektor perikanan, kemudian berlanjut pada analisis kerentanan dan resiliensi nelayan, dinamika produksi perikanan di Pantai Sadeng, hingga berbagai bentuk adaptasi lokal yang tumbuh dari kearifan dan solidaritas komunitas pesisir. Ditulis dengan gaya ilmiah populer, buku ini tidak hanya menghadirkan potret tentang nelayan dan laut, tetapi juga refleksi tentang ketahanan manusia di tengah perubahan zaman. Sebuah bacaan penting bagi peneliti, mahasiswa, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang peduli pada keberlanjutan kehidupan pesisir di Indonesia."