Buku ini hadir sebagai upaya untuk memperkuat fondasi ilmiah dalam memahami struktur bawah permukaan bumi melalui pendekatan pemodelan inversi gravitasi tiga dimensi.Metode ini memungkinkan kita untuk mengestimasi distribusi densitas dan massa batuan secara spasial, yang pada gilirannya dapat digunakan untuk mengidentifikasi zonalemah, mendeteksi potensi pergerakan tanah, dan memperkirakan akumulasi energi seismik mengingat Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, menyimpan potensi geodinamika yang luar biasa sekaligus risiko bencana yang kompleks. Gempabumi dan longsor bukanlah sekadar fenomena alam, melainkan ancaman nyata yang terus menguji ketahanan masyarakat, infrastruktur, dan sistem penanggulangan bencana kita. Dalam menghadapi tantangan ini, ilmu pengetahuan dituntut untuk tidak hanya menjelaskan, tetapi juga memberi solusi yang dapat diimplementasikan secara nyata dan inklusif.