Buku ini menawarkan perspektif baru dan mendalam untuk menghadapi salah satu isu paling mendesak di era digital: cyberbullying. Berangkat dari dasar filosofis dan psikologis mengenai konsep hati sebagai pusat kearifan, empati, dan kejujuran diri, buku ini secara sistematis menjelaskan kerangka teoritis Teori Komunikasi Hati. Teori ini diposisikan sebagai "oase" atau solusi humanis yang menyejukkan di tengah panasnya konflik dan kekerasan verbal di dunia maya.Melalui enam bab yang tersusun rapi, pembaca akan dibawa dari pemahaman mendasar tentang esensi kemanusiaan yaitu "hati" menuju penerapan praktis Teori Komunikasi Hati dalam konteks penelitian terapan. Buku ini tidak hanya mengungkap betapa daruratnya isu bullying di berbagai lini kehidupan, tetapi juga menganalisis secara tajam bagaimana era digital telah memperluas dan memperburuk dampaknya menjadi cyberbullying yang tanpa batas. Bagian akhir buku ini menyajikan model penerapan Teori Komunikasi Hati pada perilaku cyberbullying. Pembaca bisa memperoleh wawasan berbasis teori dan metodologi mengenai intervensi yang berfokus pada olah pikir, olah rasa, kelola sampah hati, simpati, empati, yang membuat hidup damai dan bahagia, sehingga mampu mengurangi siklus kekerasan daring. Buku ini wajib dibaca oleh akademisi (mahasiswa, siswa, guru, dan dosen), praktisi pendidikan, peneliti komunikasi, konselor, serta orang tua yang peduli terhadap keselamatan mental generasi digital.