KARST, GEOWISATA, DAN POTENSI PERTANIAN DI RONGKOP, GUNUNG KIDULSebuah Eksplorasi Komprehensif Mengenai Kekuatan Tiga Pilar Pembangunan di Tanah KeringRongkop, sebuah kecamatan di selatan Gunung Kidul, kerap kali diidentikkan dengan lanskap karst yang kering dan tantangan air. Namun, di balik citra tersebut, Rongkop menyimpan kekayaan sumber daya yang luar biasa dan terintegrasi: Geodiversitas, Biodiversitas, dan Cultural Diversity.Buku ini menawarkan pandangan holistik, mengungkap potensi Rongkop sebagai model pembangunan wilayah berbasis sumber daya lokal. Anda akan dibawa menelusuri:Jantung Geologi Karst: Memahami sejarah pembentukan gua, dolina, dan bentukan unik lainnya di Rongkop (Bab 2), yang menjadi fondasi bagi pengembangan Geowisata berkelanjutan (Bab 3).Ketahanan Pangan di Lahan Kering: Mengupas tuntas adaptasi masyarakat dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan seperti padi gogo dan palawija, membuktikan bahwa lahan karst bukanlah penghalang bagi produksi pangan (Bab 4).Kearifan Lokal dan Budaya: Menyelami kekayaan budaya dan tradisi lokal, termasuk kearifan dalam pengelolaan karst, yang esensial untuk mendukung integrasi pariwisata dan pertanian (Bab 5).Pada puncaknya, buku ini merumuskan Strategi Triple Diversity—sinergi Geowisata, Pertanian, dan Budaya—sebagai kunci untuk mitigasi degradasi lingkungan dan mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan (Bab 6).Buku ini wajib dibaca oleh para pengambil kebijakan, akademisi, pegiat geowisata, mahasiswa, dan siapa pun yang tertarik pada pembangunan wilayah berbasis kearifan ekologis dan sosial di kawasan karst Indonesia.