"Buku Pentahelix for Sustainable Tourismmenawarkan panduan komprehensif tentang bagaimana pendekatan Pentahelix for Sustainable Tourism dapat diimplementasikan untuk membangun destinasi wisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis komunitas. Melalui perpaduan antara teori dan praktik, buku ini menjelaskan bagaimana lima aktor kunci—pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media—dapat berkolaborasi secara efektif untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang tangguh dan berdaya saing.Dengan studi kasus Desa Girikarto di Gunungkidul, buku ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi lintas-sektor mampu menghasilkan berbagai inovasi: penguatan kelembagaan desa wisata, pemberdayaan UMKM lokal, pengembangan SIPARTO versi 2 sebagai sistem informasi pariwisata digital, serta pembentukan branding dan narasi destinasi. Setiap langkah digambarkan secara rinci dan aplikatif, sehingga buku ini tidak hanya bermanfaat bagi akademisi, tetapi juga bagi praktisi, pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan pelaku UMKM.Lebih dari sekadar laporan program, buku ini merupakan refleksi mendalam tentang peran kolaborasi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat dalam menghadirkan pariwisata yang lebih adil, lestari, dan humanis. Sebuah bacaan penting bagi siapa pun yang ingin membangun masa depan pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan."